aku pernah merasa memilikinya
dan sekarang aku merasakan kehilangan
kehilangan ketika ia setengah meninggalkanku
setengahnya ia melupakanku
begitu sajakah?
bodoh,. harusnya tak boleh begini
ketika kamu tahu dia pasti akan pergi
mengapa masih merasa bahwa itu milikmu
ketika tahu kehilangan ini akan menyerang perasaanmu
mengapa masih membiarkannya tinggal
bahkan ketika tak yakin dia juga kehilangan ketika ditinggalkan
masih saja aku mengharapkannya
tentu saja ini bukan perkara mudah
menjadi mudah mungkin
apakah aku harus tetap disini,
menunggu yang selalu ditunggu
menunggu yang tak tahu ditunggu
sampai kapan harus berjuang
atau kurelakan saja sekarang?
tooh ia akan pergi juga
entah kapan, tapi itu pasti
lalu mengapa masih disini?
entahlaah.. setengahnya aku masih ingin memilikinya.
tak apalah jika ia tak tahu
tak apalah jika kebahagiaan ini hanya setengah saja
tak apaa,
tak apa untukku
tak apa untuk hatiku
tak apa untuk perasaanku
tak apaaa...
Senin, 26 September 2011
Senin, 18 Juli 2011
jejak hantu
semua keputusan memang terserah padamu,
pun begitu ketika kau memutuskan untuk perlahan lahan menjauhiku,perlahan lahan pergi meninggalkanku
aku memang tak sendiri setelah itu
bahkan semakin banyak canda dan tawa disekelilingku
semakin banyak dukungan dukungan untukku
aku memang tak terpuruk atau jatuh tersuruk setelah kau tak ada
hari hariku kulalui seperti biasa saja,
sama saja ketika kau ada atau tak ada
tapi tetap saja jejak jejakmu masih ada, tak begitu saja pergi dan hilang seperti ragamu
karena tak sebentar waktu yang pernah kita lalui bersama,
bukan tak lama juga engkau mondar mandir didepanku,
menemani cukup banyak hariku dengan semua ceritamu,
meninggalkan cukup banyak jejakmu yang disini.
sepeninggalanmu.. aku memang tak pernah sengaja menghapus semua jejak jejakmu,
lama lama juga pasti hilang sendiri
pergi bersama angin yang kadang bertiup atau tertutup jejak jejak baru yang lewat.
mungkin kau tak cukup tahu, namun aku bahagia saja dengan semua tentangmu,
tak pernah aku merasakan sesal, sedih, atau terbebani dengan semua jejak dan kenanganmu bersamaku,
semuanya menyenangkan, semuanya membahagiakan.
jadi biarkan saja ragamu pergi hingga mungkin tak akan pernah datang dan berkunjung lagi,
namun ikhlaskanlah jejak2mu tetap tinggal tanpa aku berusaha menghapusnya
biarkan jejak jejakmu mu disini sampai ada jejak baru menutupinya.
biar menjadi sedikit kenangan untukku,biar jejakmu bertemu dengan jejak lain yang mungkin akan menghapus jejak lamamu.
terima kasih untuk waktu yang bisa kulalui bersamamu
terima kasih untuk gelak gelak tawa yang kau suguhkan hingga perutku sakit dan kaku
terima kasih untuk kesempatan aku boleh memikirkanmu
terima kasih karena pernah singgah disela sela semua pikiran beratku tentang carut marut kehidupan ini.
sungguh kau tak cukup tahu, semua ini meringankanku.
terima kasih..
kamis, 17 Maret 2011, 23:38
kegalauan ini muncul di sela sela matkul mbah waluyo
aku tuliskan di sela sela kegalauan lain(ngrjain tugas KN), hahhaha
pun begitu ketika kau memutuskan untuk perlahan lahan menjauhiku,perlahan lahan pergi meninggalkanku
aku memang tak sendiri setelah itu
bahkan semakin banyak canda dan tawa disekelilingku
semakin banyak dukungan dukungan untukku
aku memang tak terpuruk atau jatuh tersuruk setelah kau tak ada
hari hariku kulalui seperti biasa saja,
sama saja ketika kau ada atau tak ada
tapi tetap saja jejak jejakmu masih ada, tak begitu saja pergi dan hilang seperti ragamu
karena tak sebentar waktu yang pernah kita lalui bersama,
bukan tak lama juga engkau mondar mandir didepanku,
menemani cukup banyak hariku dengan semua ceritamu,
meninggalkan cukup banyak jejakmu yang disini.
sepeninggalanmu.. aku memang tak pernah sengaja menghapus semua jejak jejakmu,
lama lama juga pasti hilang sendiri
pergi bersama angin yang kadang bertiup atau tertutup jejak jejak baru yang lewat.
mungkin kau tak cukup tahu, namun aku bahagia saja dengan semua tentangmu,
tak pernah aku merasakan sesal, sedih, atau terbebani dengan semua jejak dan kenanganmu bersamaku,
semuanya menyenangkan, semuanya membahagiakan.
jadi biarkan saja ragamu pergi hingga mungkin tak akan pernah datang dan berkunjung lagi,
namun ikhlaskanlah jejak2mu tetap tinggal tanpa aku berusaha menghapusnyabiarkan jejak jejakmu mu disini sampai ada jejak baru menutupinya.
biar menjadi sedikit kenangan untukku,biar jejakmu bertemu dengan jejak lain yang mungkin akan menghapus jejak lamamu.
terima kasih untuk waktu yang bisa kulalui bersamamu
terima kasih untuk gelak gelak tawa yang kau suguhkan hingga perutku sakit dan kaku
terima kasih untuk kesempatan aku boleh memikirkanmu
terima kasih karena pernah singgah disela sela semua pikiran beratku tentang carut marut kehidupan ini.
sungguh kau tak cukup tahu, semua ini meringankanku.
terima kasih..
kamis, 17 Maret 2011, 23:38
kegalauan ini muncul di sela sela matkul mbah waluyo
aku tuliskan di sela sela kegalauan lain(ngrjain tugas KN), hahhaha
mencoba
yeaaah...akhirnya punya blog juga. Alhamdulillah. sebenernya udah pernah punya blog, tapi berhubung blog untuk tugas pas SMP, jadi ga keurus lagi (baca:lupa).
notice: semua yang ada di blog ini untuk sementara hanya iseng belaka :p
notice: semua yang ada di blog ini untuk sementara hanya iseng belaka :p
Langganan:
Postingan (Atom)