Minggu, 28 Desember 2014

Teruntuk Calon Anakku Kelak: Cerita Sepotong Kentang dan Risoles

Hai dear.
Mommy wants to tell u something. Malam ini Mama ngambek sama Bapak mu karena sebuah risoles.
"Haaaah...!!! Risoles?? Yg bener ajaaaa!!"
Ya ya ya tak usah kaget begitu, anggap saja begitu, dan memang terlihat seperti itu.
Pasti kamu pikir ibumu ini gampangan banget emosinya ketarik, egois dan bla bla blaa
Yaa boleh lah kamu menganggap seperti itu.

Jadi malam ini ada sebuah risoles hasil pemberian yang memang cuma satu2nya, ada sih teman2 nya yg lain seperti rujak, salak, bolu kukus dan sepotong kue lapis. Masing-masing jumlahnya satu. Disamping snack tadi ada makan berat yaitu nasi dengan lauk ayam lengkap sama lalapan.
Makan berat sudah pasti dimakan sama Bapakmu, karena mama sebisa mungkin menghindari makan nasi diwaktu malam (ya meskipun lebih sangat sering lupanya).
Anggapannya mama cukup makan snack saja sudah cukup. Meskipun tidak ada kesepakatan tertulis dan terucap antara Ibu dan Bapakmu.

Mama sengaja mau makan rujak, dengan mata sudah tertuju pada risol yg penuh minyak dan makin menggoda utk segera dilahap. Tapi risolnya sengaja ingin momy makan terakhir, sambil mau beresin belanjaan bahan makanan yg tadi dibeli. Bapakmu sedang makan sambil nonton film.Dan pas diakhir Mom mau makan risol dan menengok ke kotak snack, ternyata risolnya udah raib.
Siapa lagi pelakunya kalau bukan Bapakmu. Mom jengkel, entah karena lapar entah karena setan, padahal Bapakmu udah bilang minta maaf dengan muka sangat bersalah karena ga tau risolnya mau mom makan. Sementara nasi dan ayam di piring sudah ludes. Bapakmu bilang dia masih lapar
Harusnya mom langsung terenyuh ya, ngalah dan paham sama keadaan Bapakmu. Toh dia yg susah cari duit buat ngidupin mom dan calon kamu dan keluarganya.

Tapi bukannya begitu, mom masih aja jengkel dan dongkol.
Aah mom jahat sekali yaa
Tapi Ini bukan karena sebuah risoles yg sudah terlanjur dimakan yg bikin mom marah dan jengkel.
Tapi suatu momen yg bikin Mom sedih dan makin merasa jahat.

Sini mom ceritakan..
Suatu ketika hidup pasangan muda mudi yg masih labil dengan kebahagiaan memiliki satu sama lain. Suatu hari si perempuan meminta kepada si laki-laki utk dibelikan makanan yg waktu itu lagi hits-hitsnya, sebut saja "kentang alay". Kentang yg diplintir2, ditusuk sampai berbentuk spiral, digoreng dan ditaburi dengan bumbu rasa-rasa sesuai selera. Ada berbeque, pedas, balado, dll.. Karena uang jajan terbatas dan tak ada budget uang pacaran, maka mereka cuma membeli sebuah kentang yg waktu itu harganya 7.500 kalau ga salah. Satu kentang itu nantinya utk dimakan berdua, selain hemat kan juga terlihat romantis.

Benar saja satu kentang tadi mereka nikmati berdua, dibagi seadil mungkin. dan disaat terakhir, ternyata gigitan terakhir dr si kentang alay tadi dihabiskan oleh si laki-laki.
Aduuuh.. Si perempuan ini sebenarnya ikhlas2 saja, tapi entah kenapa akhirnya si perempuan berlinangan air mata karena gigitan terakhir dimakan oleh si laki-laki. Padahal biasanya entah sengaja atau tidak, gigitan terakhir dari apapun itu makanan dan minuman akan diberikan si laki-laki kepada si seperempuan. meskipun waktu itu nangisnya sambil tertawa-tawa.

Si laki2 bingung dan merasa bersalah. Sampai akhirnya dia berjanji utk tidak pernah mengulangi kejadian tersebut, dan mulai saat itu, semua bagian terakhir dari makanan atau minuman atau suatu hal apapun akan dipersembahkan oleh si laki-laki kepada si perempuan.
Dan itu sangat manis utk si perempuan.
Karena dengan si laki2 merelakan bagian terakhir dr suatu apapun, si perempuan merasa sebagai perempuan yg selalu diingat si laki2 mulai dr awal hingga akhir. Dan perempuan itu merasa diberikan keistimewaan utk sesuatu yg sudah akan habis dan dia bisa menikmatinya.
Dan.. as long as mom lived with your father, I never find it in him. 
Padahal gampang banget ya bikin Ibumu ini bahagia, dikasih turahan aja udah seneng, huaaaa....
Tapi mungkin karena Bapakmu tak pernah tahu, dan Ibu tidak pernah bilang tentang hal ini.
jadi ya biar saja begini, biar ada cerita kan..


Sekian ceritanya..
Mungkin ada kalimat lain yg menggambarkan cinta yg begitu besar yaitu tentang kulit ayam,
"jika seseorang dengan sukarela memberikan kulit ayamnya (ayam goreng) kepadamu, itu berarti dia sangat mencintaimu"
Mungkin buat kamu masih asing ya, tapi kamu akan mengerti nanti ketika sudah merasakan ayam goreng KFC. Karena kulit ayam terbukti sebagai pemicu perkelahian pertama di dunia (survey ala Mom), hoho

Tapi untuk perempuan yg Mom ceritakan diatas, bukti cinta terbesar adalah ketika dia memberikan bagian terakhir dari makanan/minumannya utk org lain. Love is so simple, is'nt it?

Mungkin kamu masih bingung, kenapa orang dewasa mendasarkan dan mengukur cinta hanya dari makanan. Rakus sekali yaa?? Hehe
Tapi suatu sat kamu akan mengerti kok, ketika kamu telah merasakan cinta. Dicintai dan mencintai orang lain selain Bapak dan Ibumu. Dan saat itu, kamu akan memiliki definisi tersendiri untuk "Cinta".

Terima kasih utk bersedia membacanya ya sayang
Mom akan terus menulis utk Kamu.

Mom sayang kamu ðŸ˜˜

Ah ya.. Mungkin kamu sudah menduga kalau perempuan yg Mom ceritakan adalah Mom sendiri. Dan mungkin kamu bertanya-tanya siapa si laki-laki yg Mom sebut-sebut di cerita.
Sebut saja dia adalah cinta mama dulu, laki-laki yg selalu membuat Mom merasa bersalah karena momen-momen bersama yg selalu mom ingat dan tiba-tiba terbayang, tanpa Mom tahu bagaimana menghentikan aliran kenangan yg membanjiri.
Kenangan2 yg selalu membuat Mom merasa bersalah dengan Bapakmu.
Kenangan2 yg sering membuat Mom tetiba ngambek dan kesel sendiri dan akhirnya membuat Bapakmu bingung menghadapi Mom.
Ah betapa jahatnya kenangan..

Tapi jangan sedih sayang, bukan berarti Mom tidak mencintai Bapak dan kalian. Mom mencintai Bapakmu sepenuhnya, meski dengan kenangan-kenangan yg kadang Mom juga enggan mengingatnya.
Dan yg pasti Mom mencintai kamu, mencintai segenap keluarga kita.

Love u again and again

Salam sayaang dari Mamamu yang hobi makan.

Racauan

Post terakhir satu tahun lalu, bulan yang sama hanya di tanggal yang berbeda. *bersih-bersih sawang dan sarang laba-laba.

Banyak hal terjadi, banyak hal telah berubah. Menikah, kesibukan kerja random, hingga skripsi yang masih juga (masih jaman banget) tak kunjung usai. Tipe mahasiswa bangkotan di kampus, kekampus setiap hari, tapi hanya mampir dan singgah tanpa menghasilkan apapun.

Menulis kadang hanya di awang-awang, sesempatnya hanya menuangkannya di notes HP, tak sempat singgah lagi di blog usang tempat sampah berserakan. Sekedar Assalamualaikum atau selamat pagi juga tak sempat. Bahkan berharap dari diri sendiri saja masih tidak mampu.
Beruntung blog bukan sesuatu yang bisa menjerit berharap untuk disentuh lagi, sesuka hati si pemilik saja, juga tak ada tuntutan dari pembaca karena memang selama ini tidak ada yang tertarik membaca tulisan random segala hal. Kadang blog adalah bukti kebobrokan atau bahkan kejayaan Sang Pemilik.

Racauan, kepingan, dan sampah pikiran yang bertebaran. bingung dari mana mulai mengumpulkan.


Selamat menjelang siang, Manusia :)